Sebenarnya kau itu apa?
Kau sebuah anugerah?
Ataukah kau justru sumber derita?
Di saat tertentu
Kau bisa merubah manusia penakut menjadi segarang singa
Tapi kau juga bisa menyebabkan seorang kesatria
Menjerit berlinangan air mata
Aku benar benar bingung
Ketika kau datang
Hauskah aku menyambutmu dengan tawa?
Atau aku malah harus bersembunyi di bawah meja?
Orang bilang
Aku harus menyambutmu dengan suka cita
Dengan senyuman terindah yang kupunya
Nyatanya, kau lebih sering membuatku menderita
Melenyapkan tawa
Dan membuatku merasakan sesak di dada
Serasa ingin mati saja
Hingga saat ini
Aku masih tak tahu siapa kau sebenarnya
Hey Harapan,,
Kumohon padamu
Jangan hancurkan hidupku
No comments:
Post a Comment